KELOMPOK 3 : KEBIJAKAN KELAS (USULAN)
Usulan Kelas
1. Orang tua lebih memerhatikan pergaulan anaknya dan menanamkan sikap agamis dan nilai-nilali kerohanian sedini mungkin.
2. Para remaja seharusnya memiliki kesadaran diri untuk tidak terpengaruh dengan sikap buruk teman dan bisa mencontoh sikap baik teman, juga lebih menjaga diri dalam bergaul.
3. Lebih mengembangkan bakat yang ada di diri para remaja, agar menjadi remaja yang berprestasi dan bermanfaat.
4. Diadakannya pengajian / kegiatan agama yang memberikan makanan untuk rohani dari pihak sekolah yang wajib diikuti oleh para siswa minimal satu bulan sekali.
5. Pemerintah daerah sebaiknya lebih memerhatikan daerah-daerah rawan di HST.
6. Adanya peraturan-peraturan dari dinas pariwisata untuk tidak berbuat hal-hal yang kurang sopan di objek wisata.
7. Adanya himbauan dan penyuluhan dari pemerintah tentang bahayanya memakai narkoba, minuman keras dan sex bebas.
Alasannya
1. Banyaknya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh kalangan remaja di wilayah HST.
2. Mencakup dari semua usulan yang diajukan.
3. Agar remaja HST dapat menjadi remaja yang berperilaku dan berakhlak mulia, memiliki IMTAQ dan berwawasan luas, serta menjadi remaja yang bisa membanggakan daerahnya.
4. Mempertebal benteng ketahanan para remaja agar tidak terpengaruh dengan hal-hal buruk dan kejamnya budaya globalisasi.
Keunggulan
1. Para remaja lebih bisa menentukan pergaulan yang baik dan lebih bermanfaat.
2. Dapat memperbaiki perilaku dan pergaulan remaja HST.
3. Menghindari dan meminimalisir pergaulan buruk di kalangan remaja.
Kelemahan
1. Tidak adanya kesadaran dari diri seorang remaja dengan perbuatan tidak baik yang ia lakukan.
2. Kurangnya dukungan dari orang-orang terdekat.
3. Adanya budaya yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak perduli dengan orang lain. Sehingga anak sangat jarang mendapat kasih sayang dari orang tuanya
4. Pandangan para remaja yang selalu memntingkan teman (kesetia kawanan) yang berakibat buruk pada diri remaja itu sendiri.
Kesimpulan
Dengan keyakinan dan IMTAQ dari seorang remaja juga dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya adalah cara terbaik untuk menjadikan remaja HST menjadi remaja yang berperilaku dan berakhlak mulia. Tidak mudah terombang ambing dalam jahatnya budaya globalisasi yang semakin mengancam kehancuran moral di HST.
Sikap kepedulian dari orang tua juga sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak. Terbukti dengan adanya remaja baik yang terlahir dan diberi pendidikan agama oleh orang tua nya sangat berbeda dengan remaja yang berperilaku kurang baik yang terkadang memang mendapatkan perhatian yang kurang dari orang tuanya.
Motto
“Kelakuan Baik Meolah Hati Kuitan Sanang”
“Ma’asi Lawan Kuitan Meolah Nyaman Hati Sidin”
“Ma’asi Lawan Kuitan Meolah Nyaman Hati Sidin”
SMA Negeri 1 Barabai
Tahun : 2011/2012
Comments
Post a Comment